Senin, 10 September 2012

Pembuatan Alat Destilasi Sederhana

A.Teori Singkat Distilasi

 

Distilasi atau penyulingan adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap (volatilitas) bahan atau didefinisikan juga teknik pemisahan kimia yang berdasarkan perbedaan titik didih. Dalam penyulingan, campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. Zat yang memiliki titik didih lebih rendah akan menguap lebih dulu. Metode ini merupakan termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan massa. Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan, masing-masing komponen akan menguap pada titik didihnya.

Alat destilasi sederhana menggunakan pipa paralon sebagai pengganti kondensor leibig, kaleng bekas sebagai pengganti labu destilasi.

 

B. Pembuatan Alat Destilasi

 

1. Alat / Bahan

    a.kaleng bekas

    b.pipa / selang kaca diameter ± 1 cm, panjang 30 cm

    c. teko atau ember.

    d.sumbat gabus/karet

    e.kayu

    f.pipa paralon ½ inci ± 20 cm

    g.obeng

    h.pelubang busa / karet

2. Pembuatan 

   a. Lubangi bagian atas kaleng diameter diatas 1,5 cm.

   b. Masukan gabus berlubang pada kaleng.

   c. Masukan ujung pipa kedalam kaleng yang sudah di bolongi dan di beri gabus  

       sebagai perapat.

   d. Buatlah kondeksor (pendingin) dari teko atau ember, yang di dalamnya di beri 

       selang dililitkan kaku sebagai penguatnya.. 

   e. Lalu beri lubang di bawah teko atau ember tersebut. kemudian keluarkan selang 

       yang sisa dililitkan tersebut.

  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar